Setiap tanggal 3 Desember, dunia memperingati Hari Disabilitas Internasional sebagai momentum untuk menghormati hak serta kesejahteraan penyandang disabilitas. Peringatan ini juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya akses setara di berbagai aspek kehidupan, khususnya dalam bidang pendidikan .
Di Indonesia, komitmen terhadap pendidikan inklusif tercermin melalui sejumlah regulasi, termasuk Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 yang menjamin akses pendidikan bagi penyandang disabilitas, serta Permendikbudristek 48 Tahun 2023 yang mempertegas penyediaan fasilitas ramah disabilitas di lingkungan akademik. Meski demikian, berbagai tantangan masih dihadapi, seperti fasilitas kampus yang belum sepenuhnya mendukung mobilitas mahasiswa disabilitas, keterbatasan bahan ajar dalam format aksesibel, dan stigma sosial mengenai kemampuan penyandang disabilitas .
Komitmen UGM untuk Lingkungan Akademik Inklusif
Universitas Gadjah Mada menegaskan komitmennya untuk menjadi kampus inklusif, sebagaimana tercantum dalam Rencana Strategis UGM 2022–2027. Upaya ini diwujudkan melalui tiga fokus utama:
1. Pengembangan Pendidikan Transdisiplin yang Inklusif
UGM membangun sistem penerimaan dan proses pembelajaran yang menghargai keberagaman serta ramah disabilitas, sehingga seluruh mahasiswa dapat mengakses pendidikan secara setara .
2. Pengembangan Atmosfer Kampus yang Aksesibel
Kampus terus dikembangkan sebagai ruang akademik yang kondusif melalui penyediaan infrastruktur aksesibel, seperti ramp, handrail, toilet khusus disabilitas, guiding block, hingga fasilitas mobilitas lainnya. Upaya ini memastikan bahwa seluruh mahasiswa dapat bergerak dan beraktivitas dengan aman dan nyaman .
3. Penguatan Budaya Inklusif
UGM menumbuhkan kesadaran toleransi dan solidaritas di lingkungan kampus untuk mendukung terciptanya budaya yang ramah penyandang disabilitas serta bebas dari diskriminasi .
Aksi Nyata UGM dalam Mendukung Penyandang Disabilitas
Berbagai inisiatif nyata telah dijalankan UGM untuk memperkuat layanan inklusif, di antaranya:
Unit Layanan Disabilitas (ULD) yang menyediakan pendampingan dan fasilitas bagi mahasiswa penyandang disabilitas.
Infrastruktur dan layanan ramah disabilitas seperti lift, ramp, tempat parkir khusus, toilet khusus, dan bantuan mobilitas lainnya.
Pelatihan Pelayanan Disabilitas bagi sivitas akademika untuk meningkatkan kompetensi dalam memberikan layanan yang inklusif dan humanis .
Hari Disabilitas Internasional memberikan pengingat bahwa pendidikan adalah hak setiap individu, tanpa terkecuali. Melalui komitmen dan upaya berkelanjutan, UGM terus bergerak untuk memastikan seluruh mahasiswa dapat belajar dan berkembang dalam lingkungan yang aman, inklusif, dan setara.
Narasi: Tuffahati
Ilustrasi: Tim Desain BMS