• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Biro Manajemen Strategis
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • Struktur Biro
    • Visi dan Misi
    • Kontak
  • Kegiatan
    • Wanagama Nusantara
    • Forum Diskusi Ilmiah
    • Kajian
    • SDGS
  • PUAPT UGM
    • Tentang
    • Working Group Food Security
    • Working Group Health Autonomy
  • UGM Campus Tour
  • Galeri
  • Beranda
  • Pos oleh
Pos oleh :

anugrahjorgi

Pemimpin Strategis Berdampak: Kepemimpinan yang Menciptakan Nilai bagi Organisasi

Kajiansdgs Rabu, 15 Juli 2026

Di era kerja yang semakin dinamis, kepemimpinan bukan lagi sekadar simbol kenaikan jabatan, tetapi kemampuan untuk menciptakan dampak positif bagi tim dan organisasi. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu membangun kolaborasi, mengembangkan potensi anggota tim, serta mengambil keputusan yang strategis.

Salah satu tantangan yang sering terjadi dalam organisasi adalah Peter Principle, yaitu kondisi ketika seseorang dipromosikan berdasarkan keberhasilannya di posisi sebelumnya, bukan karena kesiapan menjadi pemimpin. Akibatnya, organisasi berisiko kehilangan kontributor terbaik tanpa memperoleh pemimpin yang efektif. Keberhasilan seorang pemimpin tidak lagi diukur dari pencapaian individu, tetapi dari kemampuannya memberdayakan tim untuk mencapai tujuan bersama. read more

Hari Kependudukan Dunia 2026: Membangun Manusia untuk Kehidupan yang Lebih Berkualitas

Kajiansdgs Sabtu, 11 Juli 2026

Setiap tanggal 11 Juli, dunia memperingati World Population Day (Hari Kependudukan Dunia) sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran bahwa isu kependudukan tidak hanya berkaitan dengan jumlah penduduk, tetapi juga kualitas hidup setiap individu. Sejak diprakarsai oleh United Nations Development Programme (UNDP) pada tahun 1989, peringatan ini mengajak seluruh negara untuk menempatkan manusia sebagai pusat dari pembangunan yang berkelanjutan.

Di tengah dinamika global saat ini, dunia menghadapi berbagai tantangan yang saling berkaitan, mulai dari pertumbuhan populasi, ketimpangan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, hingga dampak perubahan iklim. Oleh karena itu, pembangunan tidak lagi cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi semata, melainkan harus mampu memastikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang setara untuk hidup sehat, memperoleh pendidikan berkualitas, mengembangkan potensi diri, dan menentukan masa depannya secara bebas. read more

Hari Kelautan Nasional 2026: Laut Indonesia sebagai Fondasi Masa Depan Bangsa

Kajiansdgs Kamis, 2 Juli 2026

Setiap tanggal 2 Juli, Indonesia memperingati Hari Kelautan Nasional sebagai momentum untuk memperkuat kesadaran akan pentingnya menjaga dan mengelola sumber daya laut secara berkelanjutan. Peringatan ini telah ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1972 sebagai bentuk pengakuan terhadap peran strategis laut bagi kehidupan bangsa.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, lebih dari 70 persen wilayah Indonesia merupakan lautan yang menyimpan kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang luar biasa. Laut tidak hanya menjadi sumber pangan dan jalur perdagangan, tetapi juga berfungsi sebagai penyerap karbon, pengatur iklim, serta penopang ekonomi dan budaya masyarakat pesisir. Dengan potensi tersebut, keberlanjutan ekosistem laut menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan. read more

Hari Tropis Internasional 2026: Meneguhkan Peran Wilayah Tropis untuk Masa Depan Bumi

Kajian Senin, 29 Juni 2026

Setiap tanggal 29 Juni, dunia memperingati Hari Tropis Internasional (International Day of the Tropics) sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya kawasan tropis bagi keberlanjutan kehidupan di bumi. Penetapan hari ini oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sekaligus menjadi pengingat bahwa wilayah tropis tidak hanya menyimpan kekayaan alam yang luar biasa, tetapi juga menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks akibat perubahan iklim dan aktivitas manusia. read more

Doing More vs Doing the Right Thing: Mengelola Prioritas untuk Mengoptimalkan Hasil

Kajiansdgs Jumat, 26 Juni 2026

Di tengah tuntutan pekerjaan dan kehidupan yang semakin dinamis, produktivitas sering kali diukur dari seberapa banyak aktivitas yang berhasil diselesaikan. Padahal, kesibukan tidak selalu berbanding lurus dengan kemajuan. Banyaknya pekerjaan yang dilakukan belum tentu membawa seseorang lebih dekat pada tujuan yang ingin dicapai.

Konsep “Doing the Right Thing” mengajak kita untuk mengubah cara pandang terhadap produktivitas. Alih-alih berfokus pada kuantitas aktivitas, pendekatan ini menekankan pentingnya memilih dan mengerjakan hal-hal yang benar-benar memberikan dampak terbesar terhadap tujuan yang ingin dicapai. Dengan kata lain, menjadi produktif bukan berarti melakukan lebih banyak pekerjaan, melainkan melakukan pekerjaan yang paling tepat. read more

Bersatu Bersama Kelola Sampah: Refleksi Hari Peduli Sampah Nasional

Kajiansdgs Sabtu, 21 Februari 2026

Setiap tanggal 21 Februari, Indonesia memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) sebagai momentum penting untuk meningkatkan kesadaran bersama akan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Peringatan ini tidak sekadar seremoni, melainkan refleksi atas tragedi longsor sampah di Leuwigajah, Cimahi, pada tahun 2005, yang menelan banyak korban jiwa dan menjadi pengingat pahit bahwa sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat berujung pada bencana kemanusiaan.

Sampah kerap dipandang sebagai persoalan sepele, padahal dampaknya sangat luas. Penumpukan dan pengelolaan sampah yang buruk dapat menyebabkan pencemaran tanah dan air, memicu gangguan kesehatan, meningkatkan emisi gas rumah kaca, serta memperbesar risiko bencana lingkungan. Oleh karena itu, sampah bukan hanya persoalan lingkungan semata, tetapi juga berkaitan erat dengan dimensi sosial dan kesehatan masyarakat.

Kesadaran inilah yang mendasari pentingnya perubahan paradigma: dari “membuang sampah” menjadi “mengelola sampah”. Perubahan tersebut membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari individu, komunitas, hingga institusi.

Komitmen UGM dalam Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Sebagai institusi pendidikan, Universitas Gadjah Mada (UGM) menunjukkan komitmen nyata dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. UGM menerapkan aturan pemilahan sampah yang ketat, di mana setiap sampah yang masuk ke lingkungan kampus harus dipilah sesuai jenisnya. Sampah yang tidak dipilah tidak akan diangkut, sebagai bentuk penegakan disiplin dan tanggung jawab bersama. Untuk mendukung kebijakan ini, kampus juga menyediakan infrastruktur pemilahan sampah yang memadai.

Selain itu, UGM mengembangkan pengelolaan sampah terintegrasi secara mandiri melalui Pusat Inovasi Agroteknologi (PIAT). Sampah organik yang telah terpilah diolah menjadi pupuk kompos dan dimanfaatkan kembali untuk tanaman di lingkungan kampus. Sementara itu, sampah nonorganik dikelola bersama mitra pihak ketiga dan diolah menjadi bahan bangunan, sehingga memiliki nilai guna baru dan mengurangi beban tempat pembuangan akhir.

Edukasi sebagai Kunci Perubahan

Pengelolaan sampah yang berkelanjutan tidak akan berhasil tanpa perubahan perilaku. Oleh karena itu, UGM secara konsisten menjalankan berbagai kegiatan edukasi dan promosi kesadaran, seperti penyuluhan, workshop, dan sosialisasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab. Edukasi ini tidak hanya ditujukan kepada mahasiswa dan tenaga kependidikan, tetapi juga menjangkau masyarakat luas melalui program pengabdian dan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Sejalan dengan hal tersebut, Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menegaskan bahwa permasalahan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif komunitas akademik sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

 





BMS Mendukung Kegiatan Seminar “Indonesia in a Connected Tropical–Polar World” dan peluncuran Tropical–Polar Interconnection Research Group

Kegiatan Kamis, 12 Februari 2026

12 Februari 2026 – Seminar “Indonesia in a Connected Tropical–Polar World” dan peluncuran Tropical–Polar Interconnection Research Group menjadi bagian dari penguatan agenda strategis Universitas Gadjah Mada dalam memperluas kontribusi akademik pada isu global. Diselenggarakan bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, kegiatan ini tidak hanya menjadi forum ilmiah, tetapi juga sarana konsolidasi arah kebijakan riset universitas di tengah dinamika geopolitik, perubahan iklim, dan diplomasi sains. Kegiatan ini sekaligus mempertegas posisi riset tropik–polar sebagai prioritas institusional yang terintegrasi dalam agenda strategis universitas dan penguatan diplomasi sains Indonesia.

Peran Biro Manajemen Strategis tercermin dalam penguatan koordinasi lintas unit, penyelarasan agenda kelembagaan, serta integrasi program ke dalam peta jalan strategis universitas. Pendekatan ini memastikan bahwa inisiatif riset terhubung langsung dengan target pengembangan pusat keunggulan bertaraf internasional, bukan sekadar kegiatan akademik insidental. Melalui proses tersebut, kapasitas tata kelola strategis universitas ikut diperkuat, sekaligus memperluas jejaring kolaborasi antara akademisi, diplomat, dan pembuat kebijakan yang relevan dengan misi global universitas.

Peluncuran Tropical–Polar Interconnection Research Group menandai langkah konkret dalam pengembangan klaster riset unggulan yang dikelola melalui kerangka strategis jangka panjang. Inisiatif ini memperkaya portofolio pengembangan riset universitas, mendorong keberlanjutan program, serta meningkatkan visibilitas akademik di tingkat internasional. Secara institusional, kegiatan ini menjadi fondasi untuk membangun model pengelolaan pusat kajian yang adaptif terhadap isu global, memperkuat reputasi universitas, dan membuka peluang kemitraan strategis yang berkelanjutan di masa depan.

Berita selengkapnya.

Highlight Kegiatan

Dari Khatulistiwa Hingga Arktik dan Antartika, Sistem Bumi Saling Terhubung 🌏❄️

Kajian Rabu, 11 Februari 2026













Pekan Kerukunan Antar Agama Sedunia (1–7 Februari 2026)

Kajian Selasa, 3 Februari 2026

Pekan Kerukunan Antar Agama Sedunia (1–7 Februari 2026) menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap kehidupan yang inklusif dan toleran. Menjadikan keragaman sebagai dasar relasi sosial yang sehat merupakan langkah penting dalam membangun lingkungan yang damai, adil, dan berkelanjutan. Biro Manajemen Strategis UGM

Strategi Relevan di Era Serba Cepat

Kajian Minggu, 1 Februari 2026

Relevan tidak hanya soal kecepatan, tapi juga tentang adaptivitas organisasi. Tahun yang baru, membawa semangat baru untuk maju. Mari bersama-sama belajar menjadi lebih adaptif dalam mewujudkan strategi, untuk mencapai tujuan organisasi! 📚🧑‍🏫💡 Biro Manajemen Strategis UGM
12

Recent Posts

  • Pemimpin Strategis Berdampak: Kepemimpinan yang Menciptakan Nilai bagi Organisasi
  • Hari Kependudukan Dunia 2026: Membangun Manusia untuk Kehidupan yang Lebih Berkualitas
  • Dukung Pemulihan Pascabencana, UGM dan KAGAMA Serahkan Hunian Sementara bagi Warga Sekumur
  • Hari Kelautan Nasional 2026: Laut Indonesia sebagai Fondasi Masa Depan Bangsa
  • Hari Tropis Internasional 2026: Meneguhkan Peran Wilayah Tropis untuk Masa Depan Bumi

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Oktober 2024

Categories

  • Campus Tour
  • Kajian
  • Kegiatan
  • sdgs
Universitas Gadjah Mada

Biro Manajemen Strategis
Universitas Gadjah Mada

Gedung Pusat UGM, Lantai 3 Sayap Barat, Bulaksumur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Email : bms@ugm.ac.id
Whatsapp : 0851-1784-8115

© Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY