• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Biro Manajemen Strategis
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • Struktur Biro
    • Visi dan Misi
    • Kontak
  • Kegiatan
    • Wanagama Nusantara
    • Forum Diskusi Ilmiah
    • Kajian
    • SDGS
  • PUAPT UGM
    • Tentang
    • Working Group Food Security
    • Working Group Health Autonomy
  • UGM Campus Tour
  • Galeri
  • Beranda
  • 2025
  • Juni
Arsip 2025:

Juni

UGM Supports Save Soil Movement: Sahil Jha Cycling Across 4 Continents

Kegiatansdgs Sabtu, 14 Juni 2025

Yogyakarta, 13 Juni 2025 — Universitas Gadjah Mada (UGM) menunjukkan komitmen kuatnya dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan dan konservasi tanah dengan berkolaborasi bersama gerakan internasional Save Soil. Dukungan ini diwujudkan melalui kegiatan “Save Soil Movement: Sahil Jha Cycling Across 4 Continents”, sebuah ekspedisi sepeda lintas negara yang diinisiasi oleh Sahil Jha, aktivis muda yang mengampanyekan kesadaran global tentang pentingnya menjaga kesehatan dan keberlanjutan tanah.

Kegiatan ini diawali dengan penyambutan resmi terhadap Sahil Jha di UGM, sebagai simbol penghormatan dan apresiasi atas dedikasi dan perjuangannya dalam mengedukasi publik tentang isu konservasi tanah. Setelah sesi penyambutan, acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang menghadirkan para pakar dari UGM dan perwakilan dari Save Soil Movement.

Tanah: Fondasi Kehidupan dan Kunci Keberlanjutan

Dalam kesempatan tersebut, Wirastuti Widyatmanti, S.Si., Ph.D., selaku Kepala Biro Manajemen Strategis UGM, menegaskan bahwa tanah merupakan elemen dasar kehidupan yang memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem global.

“Tanah adalah sumber kehidupan, fondasi sistem pangan, air, dan hutan. Tanah memiliki peran penting dalam mitigasi perubahan iklim karena kemampuannya menyimpan karbon dan mengatur emisi gas rumah kaca,”
— Wirastuti Widyatmanti, S.Si., Ph.D. (Kepala Biro Manajemen Strategis UGM)

Pernyataan tersebut sejalan dengan pandangan Praveena Shridar, Chief Science & Technology Officer Save Soil Movement, yang menekankan pentingnya peran universitas dan negara agraris seperti Indonesia dalam mendorong praktik pertanian berkelanjutan untuk menahan laju degradasi tanah.

“Universitas dan negara agraris seperti Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong praktik pertanian berkelanjutan guna menahan laju degradasi tanah,”
— Praveena Shridar (Chief Science & Technology Officer, Save Soil Movement)

Pandangan Akademisi UGM tentang Kesehatan Tanah

Dari sisi akademik, Prof. Benito Heru Purwanto, Dosen Fakultas Pertanian UGM, menegaskan bahwa tanah adalah elemen vital yang sangat rentan terhadap kerusakan. Ia menyoroti pentingnya edukasi dan peningkatan kesadaran publik sebagai langkah awal dalam menjaga keberlanjutan tanah.

“Tanah merupakan elemen vital dalam ekosistem yang sangat rentan terhadap kerusakan dan membutuhkan waktu lama untuk pulih. Edukasi dan peningkatan kesadaran publik harus menjadi prioritas,”
— Prof. Benito Heru Purwanto (Fakultas Pertanian UGM)

Suara Generasi Muda untuk Tanah yang Sehat

Aktivis muda Sahil Jha, yang menjadi figur utama dalam ekspedisi lintas benua ini, mengungkapkan bahwa isu kesehatan tanah harus menjadi perhatian generasi muda di seluruh dunia. Melalui kampanye Save Soil, ia mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap tanah sebagai sumber utama kehidupan.

“Tanah yang sehat adalah kunci untuk menghasilkan makanan berkualitas dan menjaga kelangsungan hidup manusia. Generasi muda perlu menyuarakan isu ini melalui aksi nyata dan media sosial,”
— Sahil Jha (Aktivis Save Soil)

Senada dengan hal tersebut, Raline Shah, yang turut hadir sebagai Duta Save Soil, menekankan bahwa tanah bukan sekadar komponen fisik dari pertanian, melainkan bagian integral dari kehidupan manusia dan keseimbangan alam.

“Tanah bukan sekadar elemen pertanian, melainkan fondasi kehidupan dan kesehatan manusia, serta berperan menunjang ketahanan pangan dan keseimbangan ekosistem,”
— Raline Shah (Duta Save Soil)

Komitmen UGM untuk Konservasi Tanah dan Ketahanan Pangan

Kegiatan kolaboratif ini tidak hanya menjadi bentuk dukungan terhadap perjuangan pribadi Sahil Jha, tetapi juga mencerminkan komitmen UGM sebagai Centre of Excellence Working Group Food Security dalam memperkuat peran akademisi dan peneliti dalam menghadirkan solusi ilmiah terhadap isu degradasi tanah dan perubahan lingkungan.

Melalui riset, inovasi teknologi, dan advokasi kebijakan, UGM berupaya mengembangkan pendekatan ilmiah dan aplikatif yang dapat memperkuat konservasi tanah, ketahanan pangan, dan keberlanjutan ekosistem.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal kolaborasi lanjutan antara UGM dan Save Soil, yang melibatkan penelitian bersama, advokasi kebijakan lingkungan, serta program edukasi publik di bidang soil security, lingkungan hidup, dan pertanian berkelanjutan.

Dengan langkah nyata ini, UGM terus memperkuat perannya sebagai universitas yang berkomitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, sekaligus mendukung gerakan global untuk menyelamatkan tanah  sumber kehidupan bagi seluruh makhluk di bumi.

Penulis: BMS UGM

Foto: BMS & Humas UGM

Dokumentasi kegiatan.

Refleksi Nilai Pancasila Sebagai Dasar Strategi yang Etis dan Berintegritas

Kajian Minggu, 1 Juni 2025

Pancasila lahir pada 1 Juni 1945 dalam sidang BPUPKI melalui pidato Ir. Soekarno. Lima prinsip yang diajukan saat itu adalah Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial yang kemudian dirumuskan menjadi dasar negara Indonesia. Pancasila menjadi nilai yang menentukan arah masa depan bangsa. Seperti halnya bangsa membutuhkan nilai dasar dan ideologi, organisasi pun perlu nilai dasar sebagai pijakan dalam penentuan visi, misi, dan strategi. Nilai dasar penting untuk memberi arah, membentuk identitas, dan memastikan setiap tindakan sesuai dengan nilai yang diyakini. 

Pancasila Sebagai Landasan Moral dan Etika

Nilai-nilai dalam Pancasila juga menjadi panduan moral dan etika bagi strategi pembangunan bangsa. Pancasila memastikan bahwa strategi tidak hanya efektif, tetapi juga etis. Nilai moral dan etika dalam Pancasila tercermin dalam sila:

Ketuhanan yang Maha Esa Strategi dan keputusan yang diambil harus selaras dengan nilai moral dan spiritual.

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab Strategi yang dijalankan menjunjung tinggi martabat manusia, mengedepankan keadilan, kesetaraan, dan perlakuan yang beradab terhadap setiap individu.

Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia Strategi diarahkan untuk menciptakan manfaat yang adil dan merata bagi semua pihak.

Sebagaimana nilai-nilai Pancasila, nilai-nilai organisasi juga akan lebih bermakna dan berdaya guna jika berpijak pada prinsip etika dan moral dalam merancang serta menjalankan strateginya.

Nilai Pancasila dalam Universitas Gadjah Mada

Nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi semboyan, tetapi juga menjadi landasan etika dan moral yang diintegrasikan ke dalam strategi, kebijakan, dan praktik nyata di UGM.

Kebijakan Antidiskriminasi dan Antikekerasan UGM memperjuangkan kesetaraan bagi semua orang melalui penghapusan diskriminasi dan kekerasan di lingkungan kampus. Kebijakan ini mencerminkan nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.

Layanan dan Fasilitas yang Inklusif UGM berkomitmen menjadi insitusi ramah disabilitas melalui penyediaan layanan dan fasilitas yang inklusif. Langkah ini mencerminkan komitmen UGM untuk mewujudkan kesetaraan dan perlakuan yang bermartabat bagi setiap individu.

Komitmen Sebagai Kampus Ramah Lingkungan UGM juga mewujudkan prinsip etika dan moral pada lingkungan, salah satunya melalui penggunaan energi bersih dan transportasi ramah lingkungan. Hal ini merupakan upaya untuk menciptakan manfaat yang merata, tidak hanya bagi masyarakat saat ini, tetapi juga untuk generasi masa depan.

Penulis: BMS UGM

Gambar: BMS UGM

Source:

  • Rencana Strategis Universitas Gadjah Mada 2022 – 2027
  • Rochman, R & Grisson, P. (2023). Penerapan Pancasila dalam Etika Bisnis https://jurnal.uns.ac.id/indigenous/article/download/78963/pdf
  • Priwardani, A., Monika, A., & Yaasiin, M. (2023). Pancasila Sebagai Sistem Etika https://jurnal.uns.ac.id/indigenous/article/download/79642/pdf
  • https://ugm.ac.id/id/berita/22717-ugm-kampus-anti-kekerasan/

Recent Posts

  • UGM dan KAGAMA Terus Dampingi Pemulihan Pascabencana di Sumatra
  • UGM Perkuat Kolaborasi Ketahanan Pangan melalui Penandatanganan MoU dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian dan PT Sinergi Gula Nusantara
  • UGM Buktikan Komitmen Kebencanaan Lewat Inovasi dan Kontribusi di Pameran Nasional PIT IABI Ke-9
  • Dari Dialog Akademik hingga Peresmian, UGM Luncurkan Human Flourishing Center Bersama ACU dan KADIN
  • Hari Kartini: Habis Gelap Terbitlah Terang

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Oktober 2024

Categories

  • Campus Tour
  • Kajian
  • Kegiatan
  • sdgs
Universitas Gadjah Mada

Biro Manajemen Strategis
Universitas Gadjah Mada

Gedung Pusat UGM, Lantai 3 Sayap Barat, Bulaksumur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Email : bms@ugm.ac.id
Whatsapp : 0851-1784-8115

© Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY