Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Aceh (KAGAMA Aceh) terus memperkuat pendampingan pemulihan masyarakat pasca bencana di wilayah Sumatera. Melalui kunjungan lapangan terbaru, tim UGM dan KAGAMA Aceh kembali mengunjungi Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, serta Desa Geudumbak, Kabupaten Aceh Utara, guna memastikan keberlanjutan program rehabilitasi masyarakat pasca pembangunan hunian sementara (huntara) yang telah dilaksanakan sebelumnya. Selain melakukan monitoring terhadap fasilitas yang telah dibangun, tim juga melaksanakan koordinasi dan dialog langsung bersama masyarakat setempat untuk mengidentifikasi kebutuhan lanjutan dalam proses pemulihan.
Mei
Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan PT Sinergi Gula Nusantara melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Rabu, 13 Mei 2026 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. MoU ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antar pihak dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus pengembangan sektor pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional.
Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya penanggulangan bencana melalui partisipasi pada Pameran Kebencanaan Nasional yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada 6–7 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) Kebencanaan ke-9 yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI).
Partisipasi UGM dalam kegiatan tersebut didukung oleh Biro Manajemen Strategis (BMS) bersama Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPKM). Melalui booth pameran, UGM memperkenalkan berbagai kontribusi keilmuan, inovasi, serta program pengabdian masyarakat di bidang kebencanaan yang melibatkan sejumlah unit dan fakultas di lingkungan universitas.