• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Biro Manajemen Strategis
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • Struktur Biro
    • Visi dan Misi
    • Kontak
  • Kegiatan
    • Wanagama Nusantara
    • Forum Diskusi Ilmiah
    • Kajian
    • SDGS
  • PUAPT UGM
    • Tentang
    • Working Group Food Security
    • Working Group Health Autonomy
  • UGM Campus Tour
  • Galeri
  • Beranda
  • 2025
  • April
Arsip 2025:

April

Koordinasi Pengelolaan Kunjungan Kampus (Campus Tour) Bersama Fakultas dan Unit Kerja

Campus TourKegiatan Sabtu, 26 April 2025

Tim task force kunjungan kampus (campus tour) yang berada di bawah koordinasi Biro Manajemen Strategis, bersama Biro Transformasi Digital, Direktorat Teknologi Informasi, dan Direktorat Keuangan, mendukung terwujudnya tata kelola kunjungan kampus yang lebih terintegrasi di Universitas Gadjah Mada. Sebagai bagian dari upaya tersebut, diadakan pertemuan koordinasi kunjungan kampus dengan fakultas dan unit kerja terkait.

Dalam koordinasi ini, disampaikan progres penyusunan tata kelola kunjungan kampus UGM, yang direncanakan akan dilakukan dengan mekanisme satu pintu melalui Sekretaris Universitas.

Pada kesempatan yang sama, turut diperkenalkan situs web Unit Layanan Terpadu (ULT) yang akan menjadi platform pendaftaran kunjungan bagi sekolah yang ingin berkunjung ke Universitas Gadjah Mada. Selain penyampaian progres dan pengenalan situs web kunjungan, koordinasi ini juga bertujuan untuk menghimpun masukan, pendapat, dan saran dari fakultas serta unit kerja dalam rangka mengembangkan tata kelola kunjungan kampus yang sesuai dengan kebutuhan semua pihak. 

Tata kelola kunjungan kampus dan situs pendaftaran kunjungan saat ini masih dalam tahap penyempurnaan. Ke depannya diharapkan sistem ini dapat segera diimplementasikan dan dapat mendukung pengelolaan kunjungan yang lebih terstruktur, efisien, serta sesuai dengan standar layanan di Universitas Gadjah Mada.

Penulis: BMS UGM

Foto: BMS UGM

Dokumentasi kegiatan.

 

 

Buku dan Literasi Sebagai Pilar Pemimpin Masa Depan

Kajian Rabu, 23 April 2025

Buku bukan hanya sumber ilmu, melainkan juga sarana untuk membentuk cara berpikir dan karakter. Membaca adalah langkah penting untuk memahami dunia, mengambil keputusan yang bijak, dan menghadapi tantangan dengan perspektif yang lebih luas.

Tingkat literasi di Indonesia masih menjadi tantangan serius yang perlu mendapat perhatian bersama. Berdasarkan hasil Programme for International Student Assessment (PISA) 2022, kemampuan membaca pelajar Indonesia memperoleh skor 359, jauh di bawah rata-rata 476, dan menempatkan Indonesia di peringkat ke-70 dari 80 negara. Data ini tidak hanya mencerminkan persoalan dalam sistem pendidikan, tetapi juga menjadi alarm bagi masa depan bangsa karena rendahnya literasi berpotensi mengancam kualitas calon pemimpin di masa mendatang.

Padahal, buku memiliki peran penting dalam membentuk karakter seorang pemimpin. Melalui kegiatan membaca, seseorang dapat mengasah kemampuan refleksi dan berpikir kritis, meningkatkan kemampuan komunikasi, memperluas wawasan untuk pengambilan keputusan yang lebih bijak, serta menumbuhkan empati dan kecerdasan emosional. Semua hal tersebut merupakan fondasi penting dalam menciptakan pemimpin yang visioner, berintegritas, dan berkeadaban.

Untuk memperbaiki kondisi ini, langkah-langkah sederhana namun berdampak bisa dimulai dari diri sendiri—seperti meluangkan waktu membaca setiap hari, mendukung pemerataan akses buku melalui donasi, berpartisipasi dalam program literasi, serta memanfaatkan platform digital untuk menyebarkan semangat membaca ke audiens yang lebih luas.

Universitas Gadjah Mada (UGM) turut mengambil peran aktif dalam membangun budaya literasi melalui berbagai inisiatif. Program Kelas Literas secara rutin memberikan pelatihan literasi informasi dan akademik, membekali mahasiswa dengan keterampilan riset, penulisan ilmiah, dan etika penggunaan sumber. Selain itu, kegiatan donasi buku yang digerakkan oleh perpustakaan, fakultas, dan program KKN UGM telah menyalurkan ribuan buku ke sekolah, komunitas, dan perpustakaan desa untuk memperluas akses bacaan berkualitas. UGM juga menggelar program bedah dan diskusi buku sebagai ruang untuk mendalami gagasan-gagasan penting, mendorong dialog intelektual, serta memotivasi peserta agar terus membaca dan mengeksplorasi isu-isu aktual.

Melalui upaya kolaboratif antara individu, komunitas, dan institusi pendidikan seperti UGM, diharapkan budaya literasi di Indonesia dapat tumbuh subur dan melahirkan generasi pembelajar sepanjang hayat yang siap memimpin masa depan bangsa dengan pengetahuan dan kebijaksanaan.

Penulis: BMS 

Foto: BMS

Sumber:

85 Broads. "Why Leaders Must Be Readers." Forbes. August 3, 2012. https://www.forbes.com/sites/85broads/2012/08/03/why-leaders-must-be-readers/

Forbes Business Council. "Nurturing Leadership Through the Power of Reading." Forbes. January 9, 2024. https://www.forbes.com/councils/forbesbusinesscouncil/2024/01/09/nurturing-leadership-through-the-power-of-reading/

Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). "Education GPS: Indonesia. https://gpseducation.oecd.org/CountryProfile?primaryCountry=IDN&treshold=10&topic=PI

Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). "PISA 2022 Database https://www.oecd.org/en/data/datasets/pisa-2022-database.html

https://lib.ugm.ac.id/en/spreading-knowledge-building-literacy-book-donation-for-smk-pariwisata-bantul/

Langkah Strategis untuk Masa Depan Bumi

Kajian Selasa, 22 April 2025

Bagaimana kabar bumi hari ini? Pertanyaan sederhana ini menyimpan makna yang dalam. Laporan ilmiah menunjukkan bahwa kondisi bumi semakin mengkhawatirkan. Menurut Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC), suhu rata-rata global terus meningkat sejak pertengahan abad ke-20, dan diproyeksikan akan naik antara 1,1 hingga 6,4°C pada rentang waktu 1990 hingga 2100. Kenaikan suhu ini memicu berbagai krisis iklim: gelombang panas ekstrem, mencairnya es di kutub, serta meningkatnya risiko kekeringan dan banjir di berbagai belahan dunia.

Masalah lain yang tak kalah genting adalah krisis sampah plastik. Berdasarkan laporan United Nations Environment Programme (UNEP) tahun 2021, produksi plastik global pada tahun 2017 mencapai 438 juta ton, dan sebagian besar di antaranya berakhir di laut atau tempat pembuangan akhir tanpa dikelola dengan baik. Sementara itu, kondisi hutan dunia juga kian mengkhawatirkan. Global Forest Review (2024) mencatat bahwa pada tahun 2023, dunia kehilangan sekitar 3,7 juta hektar hutan primer tropis, yang menghasilkan emisi karbon dioksida sebesar 2,4 gigaton. Kehilangan hutan ini tidak hanya merusak habitat keanekaragaman hayati, tetapi juga mempercepat laju perubahan iklim.

Kenyataan tersebut menuntut kita untuk tidak hanya sekadar sadar, tetapi juga bertindak. Sejak tahun 1970, setiap 22 April diperingati sebagai Hari Bumi yaitu momen refleksi global untuk mengingatkan manusia agar menjaga planet yang menjadi rumah bagi seluruh makhluk hidup. Namun, kesadaran tanpa tindakan tidak akan membawa perubahan. Kita membutuhkan arah yang jelas: Green Strategy.

Green Strategy atau Strategi Hijau merupakan pendekatan yang mengintegrasikan praktik berkelanjutan dalam berbagai aspek kehidupan dan bisnis. Tujuannya adalah mengurangi dampak lingkungan, mengelola sumber daya secara bertanggung jawab, menekan limbah, meningkatkan efisiensi energi, serta memanfaatkan teknologi ramah lingkungan. Menurut simulasi World Resources Institute (WRI) Indonesia (2024), penerapan ekonomi hijau dapat memberi manfaat besar bagi Indonesia, termasuk pertumbuhan PDB rata-rata 6,3% selama 2025–2045 dan penciptaan 1,7 juta lapangan kerja hijau baru pada tahun 2045—setara dengan 38% tambahan angkatan kerja nasional.

Sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan, Universitas Gadjah Mada (UGM) turut memainkan peran penting dalam mewujudkan masa depan hijau. Melalui kurikulum berbasis SDGs, UGM mengintegrasikan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan ke dalam berbagai disiplin ilmu, menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab ekologis di kalangan mahasiswa. Di sisi lain, UGM menjalin kemitraan strategis dengan pemerintah dan berbagai lembaga untuk memperkuat kolaborasi menuju pembangunan berkelanjutan. Dalam aspek operasional kampus, UGM juga menerapkan transportasi ramah lingkungan dengan menghadirkan bus listrik dan fasilitas sepeda kampus untuk mengurangi emisi karbon. Tak ketinggalan, pembangunan gedung-gedung seperti Smart and Green Learning Center menjadi wujud nyata dari penerapan arsitektur hijau yang efisien energi dan memanfaatkan sumber daya terbarukan.

Bumi sedang berbicara melalui panas yang meningkat, hutan yang menipis, dan laut yang penuh sampah. Kini, pertanyaannya kembali pada kita: sudahkah kamu punya strategi hijau versimu?

Penulis: BMS

Foto: BMS

Sumber:

Ainurrohmah, Silfia, and Sudarti Sudarti. “Analisis Perubahan Iklim Dan Global Warming Yang Terjadi Sebagai Fase Kritis .” Jurnal Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Fisika Terapan 8, no. 1 (2022): 1–10.

Environment, UN. “Drowning in Plastics – Marine Litter and Plastic Waste Vital Graphics.” UNEP. https://www.unep.org/resources/report/drowning-plastics-marine-litter-and-plastic-waste-vital-graphics.

“Forest Pulse: Informasi Terkini Tentang Hutan Dunia .” World Resources Institute Research, April 4, 2024. https://gfr.wri.org/id/latest-analysis-deforestation-trends.

IPCC, “Laporan Khusus IPCC tentang Pemanasan Global 1,5°C, Bab 3: Impacts of 1.5°C of Global Warming on Natural and Human Systems”, https://www.ipcc.ch/site/assets/uploads/ sites/2/2019/06/SR15_Chapter3_Low_Res.pdf,

Suarga, Egi, Talitha Dwitiyasih, Hapsari Damayanti, and Sadiid Arifin. “Meninjau Keadaan Ekonomi Hijau Indonesia: Bagaimana Seharusnya Strategi Kita Melangkah Ke Depan?” WRI Indonesia. https://wri-indonesia.org/id/wawasan/meninjau-keadaan-ekonomi-hijau-indonesia-bagaimana-seharusnya-strategi-kita-melangkah-ke-0.

World Class University Universitas Gadjah Mada. “UGM Terima Kunjungan FISIP Green Society Universitas Riau untuk Benchmarking Konsep Kampus Hijau dan Pengelolaan Sampah.” https://wcu.ugm.ac.id/2025/04/17/ugm-terima-kunjungan-fisip-green-society-universitas-riau-untuk-benchmarking-konsep-kampus-hijau-dan-pengelolaan-sampah

Direktorat Kemitraan dan Relasi Global UGM. “Green Campus – Kemitraan UGM.” https://kemitraan.ugm.ac.id/tag/green-campus

Siddiq, Nur Abdillah. "Penerapan Konsep Green Campus di Universitas Gadjah Mada: Studi Kasus Gedung Smart and Green Learning Center (SGLC)." Center for Design, Sustainable Green Building (CeDSGreeB), 7 Maret 2025. https://cedsgreeb.org/trend/smart_and_green_learning_center/.​cedsgreeb.org

Kartini dan Strategi Kepemimpinan Masa Kini

Kajian Senin, 21 April 2025

Kartini bukan sekadar simbol emansipasi, tetapi juga contoh nyata visionary leader pada zamannya. Berani berpikir jauh ke depan dengan tindakan nyata untuk membuka jalan bagi transformasi sosial.

Tindakan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan merupakan contoh nyata penerapan prinsip kepemimpinan dan manajemen strategis yang relevan hingga saat ini. Kartini memiliki visi yang jelas tentang kesetaraan hak bagi perempuan, terutama dalam bidang pendidikan. Di tengah keterbatasan dan norma sosial yang mengekang perempuan pada masanya, ia mampu melihat jauh ke depan membayangkan masyarakat di mana perempuan dapat belajar, berpikir, dan berperan aktif dalam kehidupan sosial.

Melalui analisis lingkungan yang tajam, Kartini memahami tantangan yang dihadapi kaumnya. Ia menyadari bahwa sistem sosial dan budaya pada masa itu membatasi ruang gerak perempuan. Namun, alih-alih menyerah pada keadaan, Kartini justru memanfaatkan posisinya sebagai seorang bangsawan untuk menyuarakan aspirasi dan memperjuangkan hak pendidikan bagi perempuan. Dengan kecerdasannya, ia mampu mengubah keterbatasan menjadi peluang.

Visi dan gagasannya tidak berhenti pada tulisan dan pemikiran semata. Kartini melakukan implementasi strategi secara nyata melalui langkah-langkah konkret, salah satunya dengan mendirikan sekolah bagi perempuan di Jepara. Inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam sejarah perjuangan pendidikan perempuan di Indonesia, membuktikan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang berani.

Dari perjuangan Kartini, kita belajar tentang prinsip kepemimpinan visioner yang tetap relevan di era modern. Pemimpin yang visioner harus berorientasi jangka panjang, memiliki pandangan yang melampaui kepentingan sesaat, serta fokus pada manfaat berkelanjutan. Ia juga perlu mengenali kekuatan dan hambatan melalui analisis lingkungan, agar mampu mengoptimalkan potensi dan mengambil keputusan yang tepat. Selain itu, seorang pemimpin visioner harus adaptif, mampu menyesuaikan strategi ketika menghadapi perubahan, dan berani mewujudkan visi dalam bentuk aksi nyata.

Dari Kartini, kita belajar bahwa kepemimpinan bukan soal jabatan, melainkan keberanian untuk bermimpi besar dan bertindak nyata. Siapa pun dapat menjadi pemimpin asal memiliki visi, kepekaan terhadap lingkungan, dan tekad untuk menciptakan perubahan yang membawa kebaikan bagi banyak orang.

Penulis: BMS

Foto: BMS

Recent Posts

  • Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UGM Bersama PAMA dan OIKN Lakukan Penanaman Pohon di Wanagama Nusantara
  • UGM dan KAGAMA Terus Dampingi Pemulihan Pascabencana di Sumatra
  • UGM Perkuat Kolaborasi Ketahanan Pangan melalui Penandatanganan MoU dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian dan PT Sinergi Gula Nusantara
  • UGM Buktikan Komitmen Kebencanaan Lewat Inovasi dan Kontribusi di Pameran Nasional PIT IABI Ke-9
  • Dari Dialog Akademik hingga Peresmian, UGM Luncurkan Human Flourishing Center Bersama ACU dan KADIN

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Oktober 2024

Categories

  • Campus Tour
  • Kajian
  • Kegiatan
  • sdgs
Universitas Gadjah Mada

Biro Manajemen Strategis
Universitas Gadjah Mada

Gedung Pusat UGM, Lantai 3 Sayap Barat, Bulaksumur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Email : bms@ugm.ac.id
Whatsapp : 0851-1784-8115

© Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY