Dukung Pemulihan Pascabencana, UGM dan KAGAMA Serahkan Hunian Sementara bagi Warga Sekumur
Kegiatan Senin, 6 Juli 2026
Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Pengurus Pusat Keluarga Alumni Gadjah Mada (PP Kagama) dan Kagama Aceh secara resmi menyerahkan hunian sementara kepada warga Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Minggu (5/7/2026). Kegiatan serah terima ini merupakan penutup dari rangkaian program Kagama Peduli Bencana yang telah berjalan sejak Maret 2026.
UGM, PP Kagama, dan Kagama Aceh telah membangun sebanyak 26 unit hunian sementara berbahan kayu di Desa Sekumur. Pembangunan huntara ini bertujuan mendukung proses pemulihan pascabencana, khususnya dalam penyediaan tempat tinggal layak bagi warga terdampak.
Dalam acara serah terima tersebut, Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., menyampaikan bahwa UGM akan terus mengawal proses pemulihan jangka panjang masyarakat Tamiang, salah satunya melalui pengiriman mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). “UGM akan terus berkomitmen untuk mendampingi proses pemulihan masyarakat Tamiang secara berkelanjutan. Melalui program KKN, mahasiswa diharapkan dapat hadir untuk mengkaji kebutuhan di lapangan dan bersama masyarakat mencari solusi terbaik yang memberikan manfaat nyata,” ujar Ova. Pada kesempatan tersebut, Ova juga menyampaikan peluang bagi warga Desa Sekumur untuk melanjutkan pendidikan di UGM melalui program pre-university sebagai jembatan bagi lahirnya generasi muda yang unggul, tangguh, dan memiliki visi kuat untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah asalnya.
Selaras dengan hal tersebut, Sekretaris Jenderal PP KAGAMA, Nezar Patria, S.Fil., M.Si., M.B.A., turut menekankan pentingnya peningkatan akses komunikasi sebagai bagian dari upaya pemulihan bagi anak-anak dan warga terdampak. “Akses komunikasi menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung proses pemulihan, terutama agar anak-anak dan warga terdampak dapat kembali terhubung, belajar, dan menjalankan aktivitas dengan lebih baik,” ujar Nezar. Untuk mendukung hal tersebut, PP KAGAMA akan menyegerakan pembangunan access point di Desa Sekumur. Ketua Pengurus Daerah KAGAMA Aceh, M. Nasir Syamaun, S.I.P., M.P.A., turut menegaskan komitmen KAGAMA Aceh dalam mendukung pemulihan Aceh pascabencana. “KAGAMA Aceh siap mendukung berbagai langkah pemulihan pascabencana, sejalan dengan arahan pemerintah daerah untuk mempercepat proses pemulihan secara terpadu dan berkelanjutan,” ungkap Nasir.
Sebagai tanggapan atas berbagai bentuk dukungan serta komitmen yang telah disampaikan, Bupati Aceh Tamiang, Irjen. Pol. (Purn.) Drs. Armia Fahmi, M.H., berharap hasil program Kagama Peduli Bencana ini dapat dirawat, dijaga, dan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga Desa Sekumur, serta menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat warga agar pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat.
Puncak penyerahan hunian sementara ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) sebagai bukti resmi pengalihan hunian dari UGM, PP Kagama, dan Kagama Aceh kepada Kepala Desa Sekumur beserta perwakilan masyarakat. Pada kesempatan yang sama, disalurkan pula 10.000 bibit ikan lele sebagai bentuk dukungan bagi pemulihan aktivitas ekonomi warga pascabencana.
Pembangunan hingga serah terima hunian sementara ini tidak hanya menjadi bentuk kolaborasi antara UGM, KAGAMA, pemerintah daerah, dan masyarakat, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan solusi yang berorientasi pada kebutuhan warga, dibangun melalui semangat gotong royong, serta melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses pemulihan. Kehadiran hunian sementara ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Sekumur secara bertahap dan berkelanjutan.







