• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Biro Manajemen Strategis
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • Struktur Biro
    • Visi dan Misi
    • Kontak
  • Kegiatan
    • Wanagama Nusantara
    • Forum Diskusi Ilmiah
    • Kajian
    • SDGS
  • PUAPT UGM
    • Tentang
    • Working Group Food Security
    • Working Group Health Autonomy
  • UGM Campus Tour
  • Galeri
  • Beranda
  • SDG 10: BERKURANGNYA KESENJANGAN
  • SDG 10: BERKURANGNYA KESENJANGAN
Arsip:

SDG 10: BERKURANGNYA KESENJANGAN

Hari Kependudukan Dunia 2026: Membangun Manusia untuk Kehidupan yang Lebih Berkualitas

Kajiansdgs Sabtu, 11 Juli 2026

Setiap tanggal 11 Juli, dunia memperingati World Population Day (Hari Kependudukan Dunia) sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran bahwa isu kependudukan tidak hanya berkaitan dengan jumlah penduduk, tetapi juga kualitas hidup setiap individu. Sejak diprakarsai oleh United Nations Development Programme (UNDP) pada tahun 1989, peringatan ini mengajak seluruh negara untuk menempatkan manusia sebagai pusat dari pembangunan yang berkelanjutan.

Di tengah dinamika global saat ini, dunia menghadapi berbagai tantangan yang saling berkaitan, mulai dari pertumbuhan populasi, ketimpangan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, hingga dampak perubahan iklim. Oleh karena itu, pembangunan tidak lagi cukup diukur dari pertumbuhan ekonomi semata, melainkan harus mampu memastikan bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang setara untuk hidup sehat, memperoleh pendidikan berkualitas, mengembangkan potensi diri, dan menentukan masa depannya secara bebas. read more

UGM dan KAGAMA Terus Dampingi Pemulihan Pascabencana di Sumatra

Kegiatansdgs Selasa, 19 Mei 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada Aceh (KAGAMA Aceh) terus memperkuat pendampingan pemulihan masyarakat pasca bencana di wilayah Sumatera. Melalui kunjungan lapangan terbaru, tim UGM dan KAGAMA Aceh kembali mengunjungi Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, serta Desa Geudumbak, Kabupaten Aceh Utara, guna memastikan keberlanjutan program rehabilitasi masyarakat pasca pembangunan hunian sementara (huntara) yang telah dilaksanakan sebelumnya. Selain melakukan monitoring terhadap fasilitas yang telah dibangun, tim juga melaksanakan koordinasi dan dialog langsung bersama masyarakat setempat untuk mengidentifikasi kebutuhan lanjutan dalam proses pemulihan. read more

UGM Perkuat Kolaborasi Ketahanan Pangan melalui Penandatanganan MoU dengan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian dan PT Sinergi Gula Nusantara

Kegiatan Senin, 18 Mei 2026

Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dan PT Sinergi Gula Nusantara melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Rabu, 13 Mei 2026 di Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. MoU ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antar pihak dalam mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus pengembangan sektor pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional. read more

Dari Dialog Akademik hingga Peresmian, UGM Luncurkan Human Flourishing Center Bersama ACU dan KADIN

Kegiatansdgs Selasa, 28 April 2026

Yogyakarta, 23 April 2026 — Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Australian Catholic University (ACU) dan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menyelenggarakan dua rangkaian kegiatan pada Rabu, 23 April 2026. Diawali dengan Dialog Akademik tentang Human Flourishing di Ruang Multimedia Lantai 3 Gedung Pusat UGM, hari tersebut ditutup dengan peresmian Human Flourishing Center (HFC) di Balai Senat Universitas Gadjah Mada.

Sebagai pembuka rangkaian acara, Biro Manajemen Strategis dan Biro Pelayanan Kesehatan Terpadu UGM menyelenggarakan Dialog Akademik Human Flourishing yang menghadirkan akademisi dari UGM, ACU, HDSS Sleman, serta perwakilan KADIN. Diskusi dibagi ke dalam dua sesi panel yang membahas berbagai dimensi Human Flourishing dari perspektif lintas disiplin. read more

Hari Kartini: Habis Gelap Terbitlah Terang

Kajian Selasa, 21 April 2026

Perjuangan kesetaraan bukanlah sekadar catatan sejarah yang usang dimakan zaman. Di era modern ini, spirit yang ditinggalkan oleh R.A. Kartini lebih dari seabad lalu tetap relevan dan terus menyala. Menilik kembali sejarah dan menghadapi isu emansipasi masa kini menjadi langkah penting bagi kita untuk memastikan bahwa “Habis Gelap Terbitlah Terang” bukan sekadar kiasan, melainkan realitas yang terus diwujudkan.

Keluar dari Kegelapan

Pada era kolonial, pendidikan bagi kaum perempuan ibarat lorong gelap tanpa lentera. Perempuan cenderung dipaksa hanya untuk melayani dan tidak ada akses untuk berkembang, apalagi untuk bersuara. R.A. Kartini hadir mendobrak batasan tersebut melalui pemikiran kritisnya. Korespondensi surat-suratnya yang kemudian dibukukan sebagai Door Duisternis tot Licht atau “Habis Gelap Terbitlah Terang” yang menjadi tonggak sejarah. Semangat Kartini menjadi simbol perjuangan hak untuk belajar, berpikir kritis, dan pada akhirnya membuka jalan panjang bagi generasi perempuan Indonesia hingga hari ini.

Emansipasi & Kesetaraan

Emansipasi adalah tentang persamaan hak dan kesetaraan gender dalam segala aspek kehidupan. Seperti yang dikemukakan oleh Mustikawati (2015), berkat perjuangan tersebut, wanita saat ini mampu mengenyam pendidikan yang setara dengan laki-laki. Pendidikan harus dimaknai bukan sekadar untuk meraih gelar, melainkan sebagai alat mendasar untuk memanusiakan perempuan dan memberikan otonomi penuh atas dirinya sendiri.

Tantangan yang Belum Usai

Meski akses pendidikan kian terbuka lebar, perjuangan emansipasi nyatanya belum benar-benar usai. Generasi masa kini dihadapkan pada bentuk-bentuk rintangan baru yang lebih kompleks:

  •  Glass Ceiling Sebuah hambatan tak terlihat yang terbentuk dari bias dan stereotip di masyarakat. Hambatan ini sering kali membatasi perempuan untuk menembus posisi-posisi kepemimpinan tertinggi di berbagai sektor.
  • Beban Ganda Ketika perempuan memutuskan untuk berkarier, mereka kerap dituntut untuk berprestasi secara profesional sekaligus harus memikul tanggung jawab domestik (rumah tangga) secara tidak proporsional dibandingkan laki-laki.
  • Kebutuhan Perubahan Sistemik Emansipasi modern tidak lagi hanya menuntut keberanian individu, melainkan menuntut perubahan kebijakan dan budaya kerja secara menyeluruh agar lingkungan menjadi benar-benar setara dan inklusif.
  • read more

    Leading with Understanding: Memimpin dengan Empati

    Kajian Sabtu, 18 April 2026

    Empati adalah kemampuan untuk memahami perasaan dan pengalaman orang lain. Bagi seorang pemimpin, keterampilan ini bukanlah tanda kelemahan, melainkan sebuah Core Leadership (keterampilan kepemimpinan inti).

    Mengapa demikian? Empati memungkinkan pemimpin untuk melihat berbagai situasi dari sudut pandang yang berbeda. Hal ini membangun rasa saling percaya dan menjaga sisi manusiawi di dalam tim. Ketika anggota tim merasa didengar dan dipahami, komunikasi menjadi jauh lebih terbuka, dan proses pengambilan keputusan pun berjalan lebih efektif. read more

    Hari Perempuan Sedunia: Perempuan Berdaya, Pendidikan Bermakna, Masa Depan Setara

    Kajian Senin, 9 Maret 2026

    Setiap 8 Maret, dunia memperingati International Women’s Day (IWD) sebagai momentum untuk merayakan kontribusi perempuan sekaligus merefleksikan bahwa kesetaraan gender adalah fondasi utama bagi kemajuan peradaban. Dalam mewujudkan masa depan yang setara, pendidikan memiliki peran yang sangat strategis. Namun, akses pendidikan harus selalu dibarengi dengan ruang yang aman, penghormatan, dan dukungan nyata agar perempuan dapat belajar, berekspresi, dan berkembang tanpa rasa takut terhadap diskriminasi maupun kekerasan berbasis gender. read more

    Pekan Kerukunan Antar Agama Sedunia (1–7 Februari 2026)

    Kajian Selasa, 3 Februari 2026

    Pekan Kerukunan Antar Agama Sedunia (1–7 Februari 2026) menjadi momentum untuk memperkuat komitmen terhadap kehidupan yang inklusif dan toleran. Menjadikan keragaman sebagai dasar relasi sosial yang sehat merupakan langkah penting dalam membangun lingkungan yang damai, adil, dan berkelanjutan. Biro Manajemen Strategis UGM

    Strategi Relevan di Era Serba Cepat

    Kajian Minggu, 1 Februari 2026

    Relevan tidak hanya soal kecepatan, tapi juga tentang adaptivitas organisasi. Tahun yang baru, membawa semangat baru untuk maju. Mari bersama-sama belajar menjadi lebih adaptif dalam mewujudkan strategi, untuk mencapai tujuan organisasi! 📚🧑‍🏫💡 Biro Manajemen Strategis UGM

    Konferensi Pers: Kontribusi UGM dalam Percepatan Penanggulangan Bencana Hidrometeorologis Sumatera

    Kegiatan Rabu, 24 Desember 2025

    123

    Recent Posts

    • Pemimpin Strategis Berdampak: Kepemimpinan yang Menciptakan Nilai bagi Organisasi
    • Hari Kependudukan Dunia 2026: Membangun Manusia untuk Kehidupan yang Lebih Berkualitas
    • Dukung Pemulihan Pascabencana, UGM dan KAGAMA Serahkan Hunian Sementara bagi Warga Sekumur
    • Hari Kelautan Nasional 2026: Laut Indonesia sebagai Fondasi Masa Depan Bangsa
    • Hari Tropis Internasional 2026: Meneguhkan Peran Wilayah Tropis untuk Masa Depan Bumi

    Recent Comments

    Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

    Archives

    • Juli 2026
    • Juni 2026
    • Mei 2026
    • April 2026
    • Maret 2026
    • Februari 2026
    • Januari 2026
    • Desember 2025
    • November 2025
    • Oktober 2025
    • September 2025
    • Agustus 2025
    • Juli 2025
    • Juni 2025
    • Mei 2025
    • April 2025
    • Maret 2025
    • Februari 2025
    • Januari 2025
    • Oktober 2024

    Categories

    • Campus Tour
    • Kajian
    • Kegiatan
    • sdgs
    Universitas Gadjah Mada

    Biro Manajemen Strategis
    Universitas Gadjah Mada

    Gedung Pusat UGM, Lantai 3 Sayap Barat, Bulaksumur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
    Email : bms@ugm.ac.id
    Whatsapp : 0851-1784-8115

    © Universitas Gajah Mada

    KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY