• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Biro Manajemen Strategis
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • Struktur Biro
    • Visi dan Misi
    • Kontak
  • Kegiatan
    • Wanagama Nusantara
    • Forum Diskusi Ilmiah
    • Kajian
    • SDGS
  • PUAPT UGM
    • Tentang
    • Working Group Food Security
    • Working Group Health Autonomy
  • UGM Campus Tour
  • Galeri
  • Beranda
  • 2025
  • hal. 4
Arsip:

2025

Sustainable Future Leader: Enhancing Indonesian Restorative Economy

Kegiatansdgs Kamis, 13 Februari 2025

Agenda pengurangan emisi karbon menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya mitigasi penanganan dampak perubahan iklim. UGM bersama dengan Yayasan Bambu Lingkungan Lestari berkomitmen untuk saling mendukung dalam mencapai tujuan tersebut.

" Penelitian menunjukkan bahwa bambu memiliki daya serap karbon yang tinggi, berkisar antara 16 hingga 128 ton karbon per hektar. Jika dikelola dengan baik, bisa mendorong pengurangan emisi hingga 35%" -Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed.,Sp.,OG(K).,Ph.D.

" Pengembangan agroekologi bambu yang berkelanjutan memerlukan dukungan kebijakan, kolaborasi lintas sektor, serta sumber daya manusia dan teknologi untuk memastikan kontribusinya dalam mitigasi perubahan iklim dan ekonomi restoratif." - Direktur Mitigasi Perubahan Iklim, Ditjen PPI KLHK, Irawan Assad, Ph.D

Pada Sesi Panel Inspirasi menghadirkan para pemimpin dan pakar dari berbagai sektor untuk berbagai wawasan, pengalaman nyata, best practice, dan langkah konkret guna mempercepat pemanfaatan bambu dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia. 

Sesi Panel Tematik workshop ini menjadi wadah diskusi yang menarik terkait strategi inovasi dalam pemanfaatan bambu. Serta membuka peluang kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan sektor swasta untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi hijau Indonesia. 

Melalui workshop ini, diharapkan dapat dirumuskan strategi berbasis riset dan mengeksplorasi kerangka kebijakan lanjutan untuk memperkuat praktik - praktik baik ke depan.

Penulis: BMS UGM

Foto: BMS UGM

Dokumentasi kegiatan.

Penataan dan Pengelolaan Kunjungan Kampus UGM

Campus TourKegiatan Sabtu, 1 Februari 2025

Tim Pengelolaan Kunjungan Kampus, di bawah Biro Manajemen Strategis mengadakan FGD untuk membahas rencana tata kelola kunjungan kampus yang baru, termasuk aturan dan SOP penerimaan kunjungan di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM.

FGD bertujuan untuk menyamakan persepsi, menghimpun pendapat, serta masukan dari perwakilan fakultas, sekolah, dan unit kerja terkait rencana pengelolaan kunjungan kampus yang baru. Dalam kegiatan ini, BMS menyediakan voucher untuk peserta FGD yang dapat ditukarkan di berbagai tenant di GIK. Penyediaan voucher ini diharapkan dapat menjadi sarana promosi GIK sekaligus meningkatkan kunjungan dan memberdayakan tenant yang berada di GIK.

Penulis: BMS

Foto: BMS UGM

Dokumentasi kegiatan.

International Day of Clean Energy

Kajian Minggu, 26 Januari 2025

Hari Energi Bersih Internasional, yang diperingati setiap 26 Januari, bertepatan dengan berdirinya International Renewable Energy Agency (IRENA), menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen dunia dalam mempercepat transisi menuju energi bersih. Peringatan ini bertujuan untuk mendukung transisi energi yang adil dan inklusif, sekaligus meningkatkan kesadaran global akan pentingnya pemerataan akses terhadap energi bersih.

Namun, kenyataan di lapangan masih menunjukkan adanya kesenjangan energi yang signifikan di berbagai belahan dunia. Sekitar 50% penduduk di Asia dan Afrika masih bergantung pada bahan bakar tradisional yang tidak efisien dan berisiko bagi kesehatan. Lebih dari 10% penduduk dunia hidup dengan akses listrik yang terbatas, sementara 80% dari populasi tersebut tinggal di wilayah Sub-Sahara Afrika. Kesenjangan ini tidak hanya menghambat pembangunan ekonomi, tetapi juga memperdalam ketidakadilan sosial dan memperlambat upaya mitigasi perubahan iklim.

Dalam konteks ini, peran akademisi menjadi sangat strategis untuk mempercepat tercapainya energi bersih yang inklusif. Melalui riset dan kajian multidisiplin, para akademisi dapat mengembangkan inovasi teknologi yang relevan untuk pemanfaatan energi terbarukan secara merata. Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah menjadi penting untuk menyediakan data berbasis bukti yang dapat mendukung penyusunan kebijakan energi berkeadilan. Di sisi lain, peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan, kampanye, dan pengembangan usaha berbasis energi bersih juga perlu diperkuat agar transisi energi benar-benar berdampak luas. Terakhir, pemanfaatan potensi energi lokal, seperti tenaga surya, biomassa, atau mikrohidro, dapat menciptakan sumber energi yang terjangkau, efisien, dan sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

Sebagai institusi yang berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan, Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berperan aktif dalam mewujudkan inklusivitas energi bersih. Melalui program KKN-PPM, UGM mendorong pemerataan pemanfaatan energi terbarukan dan peningkatan kapasitas masyarakat di berbagai daerah. Dalam bidang penelitian, UGM mengembangkan berbagai alternatif energi seperti biomassa, genting surya (solar roof tile), dan teknologi efisiensi energi lainnya. Tidak hanya itu, UGM juga menjalin kolaborasi dengan mitra nasional dan internasional untuk memperkuat riset, inovasi, serta implementasi solusi energi bersih yang berkeadilan.

Transisi energi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal keadilan dan kemanusiaan. Karena itu, sudah sepatutnya kita meyakini bahwa energi bersih adalah hak semua orang, bukan kemewahan untuk segelintir orang.

Penulis: BMS

Foto: BMS

Sumber:

https://www.unescap.org/sites/default/files/Clean_Energy_Report_20190129.pdf

https://unpartnerships.un.org/events/international-day-clean-energy?form=MG0AV3

https://www.undp.org/blog/six-ways-achieve-sustainable-energy-all

Hari Gerakan Satu Juta Pohon

Kajian Jumat, 10 Januari 2025

Hari Gerakan Satu Juta Pohon diperingati setiap 10 Januari, bersamaan dengan Hari Lingkungan Hidup Nasional. Gerakan Satu Juta Pohon pertama kali dicanangkan tahun 1993, bertujuan untuk mengajak masyarakat melakukan aksi nyata melestarikan lingkungan, melalui menanam pohon. 

Gerakan Penanaman Pohon di Indonesia telah menjadi simbol nyata komitmen bangsa terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem. Gerakan ini diawali dengan Gerakan Satu Juta Pohon, yang kemudian menjadi inspirasi bagi berbagai inisiatif penghijauan di tahun-tahun berikutnya. Pemerintah secara resmi menetapkan Hari Menanam Pohon Indonesia melalui Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2008, sebagai momentum nasional untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam menjaga kelestarian alam. Selanjutnya, muncul Gerakan One Man One Tree yang tertuang dalam Peraturan Menteri Kehutanan RI Nomor P.20/Menhut-II/2009, diikuti oleh Gerakan Satu Miliar Pohon berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor P.16/Menhut-II/2012, serta Gerakan Tanam dan Pelihara 25 Pohon Seumur Hidup melalui Instruksi Menteri LHK INS.1/MENLHK/PDASHL/DAS.1/8/2017. Semua gerakan tersebut memiliki satu semangat yang sama: menumbuhkan kembali harapan bagi bumi melalui penghijauan yang berkelanjutan.

Namun, upaya penanaman pohon sering kali menghadapi tantangan dalam keberlanjutan. Banyak pohon yang ditanam tanpa adanya perawatan lanjutan, sehingga pertumbuhannya tidak optimal dan manfaat ekologisnya tidak tercapai. Peran masyarakat lokal pun kerap terabaikan, padahal keterlibatan mereka sangat penting dalam pemeliharaan jangka panjang serta dalam memastikan manfaat sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Selain itu, ketidaksesuaian antara spesies pohon dan kondisi lokasi penanaman dapat menimbulkan dampak negatif terhadap keseimbangan ekosistem setempat.

Untuk mewujudkan penanaman pohon yang berkelanjutan, dibutuhkan strategi yang komprehensif. Pertama, penting untuk memilih tanaman lokal yang sesuai dengan karakteristik lahan dan iklim setempat, agar pohon dapat tumbuh dengan baik dan mendukung ekosistem alami. Kedua, prioritaskan penanaman di area yang secara historis merupakan hutan atau wilayah yang sebelumnya ditumbuhi pepohonan, guna memulihkan fungsi ekologis kawasan tersebut. Ketiga, libatkan masyarakat secara aktif dengan memberikan edukasi tentang pentingnya pelestarian dan pemeliharaan tanaman. Terakhir, pastikan adanya rencana pemeliharaan berkelanjutan, mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga perlindungan dari hama dan penyakit.

Pada akhirnya, menanam pohon bukan sekadar tentang jumlah bibit yang ditanam, melainkan tentang komitmen untuk merawat dan menjaga kehidupan yang tumbuh dari setiap batang pohon itu sendiri. Karena di setiap pohon yang kita tanam, tersimpan harapan akan udara yang lebih bersih, ekosistem yang lebih sehat, dan masa depan yang lebih hijau bagi generasi mendatang.

Penulis: BMS

Foto: BMS

Sumber:

https://setneg.go.id/baca/index/presiden_canangkan_one_man_one_tree

https://ppid.menlhk.go.id/siaran_pers/browse/901

https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/gcb.15498?msockid=29734ee9b4b368b2342e4102b5e56992

https://indonesia.go.id/kategori/keanekaragaman-hayati/3604/merawat-pohon-melestarikan-hutan?lang=1

https://kompaspedia.kompas.id/baca/paparan-topik/gerakan-satu-juta-pohon-deforestasi-dan-potret-hutan-di-indonesia

1234

Recent Posts

  • Pemimpin Strategis Berdampak: Kepemimpinan yang Menciptakan Nilai bagi Organisasi
  • Hari Kependudukan Dunia 2026: Membangun Manusia untuk Kehidupan yang Lebih Berkualitas
  • Dukung Pemulihan Pascabencana, UGM dan KAGAMA Serahkan Hunian Sementara bagi Warga Sekumur
  • Hari Kelautan Nasional 2026: Laut Indonesia sebagai Fondasi Masa Depan Bangsa
  • Hari Tropis Internasional 2026: Meneguhkan Peran Wilayah Tropis untuk Masa Depan Bumi

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Oktober 2024

Categories

  • Campus Tour
  • Kajian
  • Kegiatan
  • sdgs
Universitas Gadjah Mada

Biro Manajemen Strategis
Universitas Gadjah Mada

Gedung Pusat UGM, Lantai 3 Sayap Barat, Bulaksumur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Email : bms@ugm.ac.id
Whatsapp : 0851-1784-8115

© Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY