Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Australian Catholic University (ACU) menjalin kolaborasi strategis untuk mengembangkan program berbasis konsep human flourishing atau kesejahteraan manusia yang utuh di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Konsep ini menekankan bahwa kesejahteraan tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga mencakup kesehatan fisik dan mental, kualitas hubungan sosial, rasa bermakna dalam hidup, serta peluang untuk berkembang dan berkontribusi bagi masyarakat.
Dalam pertemuan antara pimpinan UGM dan delegasi ACU, kedua institusi membahas potensi pengembangan riset dan program kolaboratif yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pendekatan human flourishing dipandang relevan untuk konteks Indonesia, khususnya DIY, yang dikenal memiliki dinamika menarik antara tantangan ekonomi dan tingginya tingkat kesejahteraan sosial.
Program yang dirancang mencakup tiga fokus utama, yaitu riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat. Pada aspek riset, UGM dan ACU akan mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi kesejahteraan masyarakat melalui indikator yang lebih luas dan tidak terbatas pada data ekonomi. Dalam aspek pendidikan, mahasiswa pascasarjana akan terlibat dalam kegiatan riset dan pelatihan untuk memperkuat kapasitas akademik. Sementara itu, pada aspek pengabdian masyarakat, kolaborasi ini akan menginisiasi program-program berbasis komunitas, seperti pengembangan pertanian modern melalui program Tandur Muda bagi generasi muda desa.
DIY dipilih sebagai lokasi implementasi karena wilayah ini menunjukkan fenomena unik: meski memiliki keterbatasan pada indikator ekonomi formal, tingkat kesejahteraan masyarakatnya cenderung tinggi. Melalui kolaborasi ini, tim peneliti berupaya menggali faktor-faktor non-ekonomi yang berperan dalam membentuk kualitas hidup masyarakat, serta memberikan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah daerah mengenai pemahaman kesejahteraan yang lebih holistik.
Inisiatif bersama ini juga bertujuan memperluas studi human flourishing yang sebelumnya banyak berkembang di negara-negara bagian utara, sehingga memperkaya perspektif global dengan konteks Indonesia. Selain itu, program ini memperkuat hubungan antara Pemerintah Victoria dan Pemerintah DIY yang telah terjalin selama ini melalui berbagai kerja sama pendidikan dan penelitian.
Melalui pengembangan program human flourishing, UGM dan ACU berharap dapat menciptakan fondasi baru bagi penelitian dan inovasi sosial yang mendorong masyarakat DIY untuk hidup lebih sehat, lebih sejahtera, dan berkembang secara berkelanjutan. Temuan-temuan dari program ini diharapkan dapat diterapkan di wilayah lain di Indonesia maupun di tingkat internasional.
Dokumentasi selengkapnya.