• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Biro Manajemen Strategis
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • Struktur Biro
    • Visi dan Misi
    • Kontak
  • Kegiatan
    • Wanagama Nusantara
    • Forum Diskusi Ilmiah
    • Kajian
    • SDGS
  • PUAPT UGM
  • UGM Campus Tour
  • Galeri
  • Beranda
  • Kajian
  • Hari Tani Nasional: Dari Lahan Pertanian ke Ketahanan Pangan

Hari Tani Nasional: Dari Lahan Pertanian ke Ketahanan Pangan

  • Kajian
  • 24 September 2025, 10.03
  • Oleh: vanyaputridamayanti
  • 0

Diperingati setiap 24 September sejak tahun 1960, Hari Tani Nasional bertepatan dengan lahirnya Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA)  tonggak sejarah dalam perjuangan mewujudkan keadilan agraria di Indonesia.
Momentum ini menjadi pengingat pentingnya pengelolaan tanah yang adil dan berkelanjutan, serta menegaskan peran sentral petani dan sektor pertanian dalam menopang ketahanan pangan dan kedaulatan bangsa.

Permasalahan Aktual Sektor Pertanian

Meskipun menjadi tulang punggung kehidupan dan ekonomi nasional, sektor pertanian Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan serius:

Kesejahteraan Petani yang Rendah

Pendapatan petani masih belum sebanding dengan kontribusinya dalam menjaga ketahanan pangan nasional. 

Alih Fungsi Lahan

Lahan pertanian produktif terus menyusut akibat konversi menjadi kawasan industri, permukiman, dan infrastruktur.

Perubahan Iklim

Cuaca ekstrem, banjir, dan kekeringan menyebabkan penurunan produktivitas serta risiko gagal panen.

Krisis Regenerasi Petani

Semakin sedikit generasi muda yang tertarik bekerja di sektor pertanian, sehingga regenerasi petani menjadi tantangan besar ke depan.

Jika tidak segera diatasi, masalah-masalah ini berpotensi mengganggu ketahanan pangan nasional sekaligus melemahkan kemandirian pangan Indonesia.

Pertanian dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Isu pertanian nasional memiliki keterkaitan erat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs).
Penguatan sektor pertanian berarti mempercepat tercapainya tujuan global berikut:

  • SDG 1 – Tanpa Kemiskinan: meningkatkan kesejahteraan petani.

  • SDG 2 – Tanpa Kelaparan: menjamin ketersediaan dan akses pangan bagi semua.

  • SDG 12 – Produksi & Konsumsi Berkelanjutan: membangun sistem pangan yang adil dan efisien.

  • SDG 13 – Aksi Iklim: memperkuat adaptasi pertanian terhadap perubahan iklim.

  • SDG 15 – Ekosistem Daratan: menjaga kelestarian tanah dan lahan pertanian.

Keterkaitan ini menegaskan bahwa memperkuat pertanian nasional sejalan dengan upaya mencapai pembangunan berkelanjutan menjadikan sektor ini kunci bagi masa depan yang tangguh, adil, dan lestari.

Kontribusi Nyata Universitas Gadjah Mada

Sebagai universitas kerakyatan, Universitas Gadjah Mada (UGM) berkomitmen mendukung transformasi pertanian Indonesia melalui riset, inovasi, dan pendampingan masyarakat.

  • Pengembangan Varietas Padi Gamagora

Riset unggulan UGM menghasilkan varietas padi Gamagora, yang tahan penyakit, adaptif terhadap perubahan iklim, hemat air dan pupuk, cepat panen, serta berproduksi tinggi.
Varietas ini menjadi simbol inovasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.

  • Smart Agri Plant Factory

Inovasi Plant Factory UGM mengintegrasikan teknologi hidroponik, otomatisasi, dan kecerdasan buatan untuk menciptakan sistem produksi pangan yang efisien, ramah lingkungan, dan tangguh terhadap perubahan iklim.

  •  Diseminasi Pengetahuan dan Literasi

UGM secara aktif mendampingi petani melalui pelatihan, penyuluhan iklim, serta penerapan teknologi pertanian sederhana.
Langkah ini memperkuat kapasitas adaptasi dan ketahanan usaha tani di berbagai daerah.

  •  Penguatan Kelembagaan dan Kolaborasi

UGM memperkuat kelompok tani dan kelompok wanita tani (KWT) dengan peningkatan kapasitas organisasi, perluasan jejaring dengan berbagai pemangku kepentingan, serta penerapan hasil riset langsung di masyarakat desa untuk mewujudkan pertanian yang mandiri dan berkelanjutan.

Penulis: BMS UGM

Gambar: BMS UGM

Source:

https://tp.ugm.ac.id/id/rilis-berita/2024/6552-pertanian-masa-depan-teknik-pertanian-ugm-luncurkan-smart-agri-plant-factory-inovasi-pertanian-modern-berkelanjutan.html https://ugm.ac.id/id/berita/ftp-ugm-beri-pendampingan-kelompok-wanita-tani-karanganyar/

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Recent Posts

  • Penerimaan Rekrutmen Tenaga Mahasiswa Paruh Waktu Tahun 2026 Biro Manajemen Strategis Universitas Gadjah Mada
  • Hari Perempuan Sedunia: Perempuan Berdaya, Pendidikan Bermakna, Masa Depan Setara
  • UGM Membangun Balai Masjid sebagai Community Center di Desa Geudumbak Langkahan Aceh Utara
  • Kolaborasi Kuat, Kepemimpinan Hebat
  • Bersatu Bersama Kelola Sampah: Refleksi Hari Peduli Sampah Nasional

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Oktober 2024

Categories

  • Campus Tour
  • Kajian
  • Kegiatan
  • sdgs
Universitas Gadjah Mada

Biro Manajemen Strategis
Universitas Gadjah Mada

Gedung Pusat UGM, Lantai 3 Sayap Barat, Bulaksumur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Email : bms@ugm.ac.id
Whatsapp : 0851-1784-8115

© Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY