• Bahasa Indonesia
    • Bahasa Indonesia
    • English
Universitas Gadjah Mada Biro Manajemen Strategis
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • Tentang
    • Profil
    • Struktur Biro
    • Visi dan Misi
    • Kontak
  • Kegiatan
    • Wanagama Nusantara
    • Forum Diskusi Ilmiah
    • Kajian
    • SDGS
  • PUAPT UGM
    • Tentang
    • Working Group Food Security
    • Working Group Health Autonomy
  • UGM Campus Tour
  • Galeri
  • Beranda
  • SDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERA
  • SDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERA
  • hal. 3
Arsip:

SDG 3: KEHIDUPAN SEHAT DAN SEJAHTERA

Kartini dan Strategi Kepemimpinan Masa Kini

Kajian Senin, 21 April 2025

Kartini bukan sekadar simbol emansipasi, tetapi juga contoh nyata visionary leader pada zamannya. Berani berpikir jauh ke depan dengan tindakan nyata untuk membuka jalan bagi transformasi sosial.

Tindakan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan merupakan contoh nyata penerapan prinsip kepemimpinan dan manajemen strategis yang relevan hingga saat ini. Kartini memiliki visi yang jelas tentang kesetaraan hak bagi perempuan, terutama dalam bidang pendidikan. Di tengah keterbatasan dan norma sosial yang mengekang perempuan pada masanya, ia mampu melihat jauh ke depan membayangkan masyarakat di mana perempuan dapat belajar, berpikir, dan berperan aktif dalam kehidupan sosial.

Melalui analisis lingkungan yang tajam, Kartini memahami tantangan yang dihadapi kaumnya. Ia menyadari bahwa sistem sosial dan budaya pada masa itu membatasi ruang gerak perempuan. Namun, alih-alih menyerah pada keadaan, Kartini justru memanfaatkan posisinya sebagai seorang bangsawan untuk menyuarakan aspirasi dan memperjuangkan hak pendidikan bagi perempuan. Dengan kecerdasannya, ia mampu mengubah keterbatasan menjadi peluang.

Visi dan gagasannya tidak berhenti pada tulisan dan pemikiran semata. Kartini melakukan implementasi strategi secara nyata melalui langkah-langkah konkret, salah satunya dengan mendirikan sekolah bagi perempuan di Jepara. Inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam sejarah perjuangan pendidikan perempuan di Indonesia, membuktikan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang berani.

Dari perjuangan Kartini, kita belajar tentang prinsip kepemimpinan visioner yang tetap relevan di era modern. Pemimpin yang visioner harus berorientasi jangka panjang, memiliki pandangan yang melampaui kepentingan sesaat, serta fokus pada manfaat berkelanjutan. Ia juga perlu mengenali kekuatan dan hambatan melalui analisis lingkungan, agar mampu mengoptimalkan potensi dan mengambil keputusan yang tepat. Selain itu, seorang pemimpin visioner harus adaptif, mampu menyesuaikan strategi ketika menghadapi perubahan, dan berani mewujudkan visi dalam bentuk aksi nyata.

Dari Kartini, kita belajar bahwa kepemimpinan bukan soal jabatan, melainkan keberanian untuk bermimpi besar dan bertindak nyata. Siapa pun dapat menjadi pemimpin asal memiliki visi, kepekaan terhadap lingkungan, dan tekad untuk menciptakan perubahan yang membawa kebaikan bagi banyak orang.

Penulis: BMS

Foto: BMS

Sustainable Future Leader: Enhancing Indonesian Restorative Economy

Kegiatansdgs Kamis, 13 Februari 2025

Agenda pengurangan emisi karbon menjadi salah satu langkah strategis dalam upaya mitigasi penanganan dampak perubahan iklim. UGM bersama dengan Yayasan Bambu Lingkungan Lestari berkomitmen untuk saling mendukung dalam mencapai tujuan tersebut.

" Penelitian menunjukkan bahwa bambu memiliki daya serap karbon yang tinggi, berkisar antara 16 hingga 128 ton karbon per hektar. Jika dikelola dengan baik, bisa mendorong pengurangan emisi hingga 35%" -Rektor Universitas Gadjah Mada Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed.,Sp.,OG(K).,Ph.D.

" Pengembangan agroekologi bambu yang berkelanjutan memerlukan dukungan kebijakan, kolaborasi lintas sektor, serta sumber daya manusia dan teknologi untuk memastikan kontribusinya dalam mitigasi perubahan iklim dan ekonomi restoratif." - Direktur Mitigasi Perubahan Iklim, Ditjen PPI KLHK, Irawan Assad, Ph.D

Pada Sesi Panel Inspirasi menghadirkan para pemimpin dan pakar dari berbagai sektor untuk berbagai wawasan, pengalaman nyata, best practice, dan langkah konkret guna mempercepat pemanfaatan bambu dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia. 

Sesi Panel Tematik workshop ini menjadi wadah diskusi yang menarik terkait strategi inovasi dalam pemanfaatan bambu. Serta membuka peluang kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan sektor swasta untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi hijau Indonesia. 

Melalui workshop ini, diharapkan dapat dirumuskan strategi berbasis riset dan mengeksplorasi kerangka kebijakan lanjutan untuk memperkuat praktik - praktik baik ke depan.

Penulis: BMS UGM

Foto: BMS UGM

Dokumentasi kegiatan.

International Day of Clean Energy

Kajian Minggu, 26 Januari 2025

Hari Energi Bersih Internasional, yang diperingati setiap 26 Januari, bertepatan dengan berdirinya International Renewable Energy Agency (IRENA), menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen dunia dalam mempercepat transisi menuju energi bersih. Peringatan ini bertujuan untuk mendukung transisi energi yang adil dan inklusif, sekaligus meningkatkan kesadaran global akan pentingnya pemerataan akses terhadap energi bersih.

Namun, kenyataan di lapangan masih menunjukkan adanya kesenjangan energi yang signifikan di berbagai belahan dunia. Sekitar 50% penduduk di Asia dan Afrika masih bergantung pada bahan bakar tradisional yang tidak efisien dan berisiko bagi kesehatan. Lebih dari 10% penduduk dunia hidup dengan akses listrik yang terbatas, sementara 80% dari populasi tersebut tinggal di wilayah Sub-Sahara Afrika. Kesenjangan ini tidak hanya menghambat pembangunan ekonomi, tetapi juga memperdalam ketidakadilan sosial dan memperlambat upaya mitigasi perubahan iklim.

Dalam konteks ini, peran akademisi menjadi sangat strategis untuk mempercepat tercapainya energi bersih yang inklusif. Melalui riset dan kajian multidisiplin, para akademisi dapat mengembangkan inovasi teknologi yang relevan untuk pemanfaatan energi terbarukan secara merata. Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah menjadi penting untuk menyediakan data berbasis bukti yang dapat mendukung penyusunan kebijakan energi berkeadilan. Di sisi lain, peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan, kampanye, dan pengembangan usaha berbasis energi bersih juga perlu diperkuat agar transisi energi benar-benar berdampak luas. Terakhir, pemanfaatan potensi energi lokal, seperti tenaga surya, biomassa, atau mikrohidro, dapat menciptakan sumber energi yang terjangkau, efisien, dan sesuai dengan karakteristik wilayah masing-masing.

Sebagai institusi yang berkomitmen pada pembangunan berkelanjutan, Universitas Gadjah Mada (UGM) turut berperan aktif dalam mewujudkan inklusivitas energi bersih. Melalui program KKN-PPM, UGM mendorong pemerataan pemanfaatan energi terbarukan dan peningkatan kapasitas masyarakat di berbagai daerah. Dalam bidang penelitian, UGM mengembangkan berbagai alternatif energi seperti biomassa, genting surya (solar roof tile), dan teknologi efisiensi energi lainnya. Tidak hanya itu, UGM juga menjalin kolaborasi dengan mitra nasional dan internasional untuk memperkuat riset, inovasi, serta implementasi solusi energi bersih yang berkeadilan.

Transisi energi bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal keadilan dan kemanusiaan. Karena itu, sudah sepatutnya kita meyakini bahwa energi bersih adalah hak semua orang, bukan kemewahan untuk segelintir orang.

Penulis: BMS

Foto: BMS

Sumber:

https://www.unescap.org/sites/default/files/Clean_Energy_Report_20190129.pdf

https://unpartnerships.un.org/events/international-day-clean-energy?form=MG0AV3

https://www.undp.org/blog/six-ways-achieve-sustainable-energy-all

123

Recent Posts

  • Pemimpin Strategis Berdampak: Kepemimpinan yang Menciptakan Nilai bagi Organisasi
  • Hari Kependudukan Dunia 2026: Membangun Manusia untuk Kehidupan yang Lebih Berkualitas
  • Dukung Pemulihan Pascabencana, UGM dan KAGAMA Serahkan Hunian Sementara bagi Warga Sekumur
  • Hari Kelautan Nasional 2026: Laut Indonesia sebagai Fondasi Masa Depan Bangsa
  • Hari Tropis Internasional 2026: Meneguhkan Peran Wilayah Tropis untuk Masa Depan Bumi

Recent Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.

Archives

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Oktober 2024

Categories

  • Campus Tour
  • Kajian
  • Kegiatan
  • sdgs
Universitas Gadjah Mada

Biro Manajemen Strategis
Universitas Gadjah Mada

Gedung Pusat UGM, Lantai 3 Sayap Barat, Bulaksumur, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Email : bms@ugm.ac.id
Whatsapp : 0851-1784-8115

© Universitas Gajah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY