Jakarta, 19 September 2025 — Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Indonesia Ocean Justice Initiative (IOJI) secara resmi menjalin kolaborasi strategis dalam upaya memperkuat Tridharma Perguruan Tinggi serta mendorong perlindungan lingkungan hidup dan ekosistem laut Indonesia.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara kedua institusi dilaksanakan di Jakarta pada 19 September 2025. Acara ini menandai langkah penting dalam memperkuat peran perguruan tinggi dan lembaga kebijakan publik dalam menghadapi tantangan lingkungan global, khususnya di era Antroposen.
Acara penandatanganan turut dihadiri oleh jajaran pimpinan dan pendiri IOJI, termasuk CEO IOJI Dr. Mas Achmad Santosa, S.H., LL.M., serta Dr. Hasan Wirajuda, Co-founder IOJI sekaligus Menteri Luar Negeri RI periode 2001–2009. Hadir pula para co-founder IOJI lainnya: Laode M. Syarif, Ph.D.; Andreas Aditya Salim, S.H., LL.M.; Stephanie Juwana, S.H., LL.M.; Aldilla Stephanie, S.H., LL.M.; dan Januar Dwi Putra, S.H., LL.M.
Dari pihak Universitas Gadjah Mada, kegiatan ini dihadiri oleh Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, Ph.D., Dekan Fakultas Hukum, Dahliana Hasan, S.H., M.Tax., Ph.D., serta Kepala Biro Manajemen Strategis, Wirastuti Widyatmanti, S.Si., Ph.D.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dilakukan oleh Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, dan CEO IOJI, Dr. Mas Achmad Santosa, sebagai simbol komitmen bersama dalam memperkuat pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi riset, pertukaran akademik, dan pengembangan kebijakan berbasis bukti untuk perlindungan ekosistem laut dan lingkungan hidup.
Sebagai tindak lanjut konkret dari MoU tersebut, kedua institusi juga menandatangani dua Perjanjian Kerja Sama (PKS).
PKS pertama ditandatangani oleh Dekan Fakultas Hukum UGM, Dahliana Hasan, S.H., M.Tax., Ph.D., dan CEO IOJI, Dr. Mas Achmad Santosa, dengan fokus pada pengembangan konsep hukum di era Antroposen melalui pendekatan inovatif “Law in the Anthropocene”. Pendekatan ini menekankan pentingnya hukum dalam merespons perubahan sosial dan ekologis akibat aktivitas manusia yang masif terhadap bumi.
PKS kedua ditandatangani oleh Kepala Biro Manajemen Strategis UGM, Dr. Wirastuti Widyatmanti, S.Si., Ph.D., bersama CEO IOJI, yang berfokus pada pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi untuk mendukung upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup secara berkelanjutan.
Melalui kerja sama ini, UGM dan IOJI berkomitmen untuk memperkuat kapasitas akademik, penelitian, dan kebijakan nasional dalam menjawab berbagai tantangan lingkungan hidup di era modern. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat membuka peluang strategis bagi perluasan jejaring internasional, sekaligus meningkatkan akses terhadap berbagai skema pendanaan global yang berfokus pada isu lingkungan, perubahan iklim, serta tata kelola laut yang berkeadilan dan berkelanjutan.
Sinergi antara UGM dan IOJI menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor antara dunia akademik, pembuat kebijakan, dan masyarakat sipil memegang peranan penting dalam menjaga masa depan bumi dan memastikan keadilan ekologis bagi generasi mendatang.
Penulis: BMS UGM
Foto: UGM Jakarta & IOJI