PUAPT UGM

Tentang PUAPT (IUCfE) UGM

Pusat Unggulan Antar Perguruan Tinggi (PUAPT)/Inter University Center for Excellence (IUCfE) di Universitas Gadjah Mada merupakan inisiatif strategis yang dikembangkan sejak tahun 2024 untuk memperkuat ekosistem kolaborasi riset, pendidikan, dan inovasi lintas perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Program ini dirancang untuk membangun sinergi antarinstitusi melalui penguatan jejaring keilmuan, peningkatan kapasitas kelembagaan, serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya bersama. Melalui pendekatan kolaboratif dan lintas disiplin, PUAPT (IUCfE) UGM diarahkan untuk menghasilkan dampak nyata yang berkelanjutan bagi pembangunan bangsa, khususnya pada isu food security dan health autonomy. Memasuki tahun 2026, PUAPT berada pada fase penguatan dan perluasan, dengan fokus menjadikan perguruan tinggi tidak hanya sebagai pusat rujukan akademik, tetapi juga sebagai motor penggerak inovasi dan solusi strategis dalam menjawab tantangan nasional dan global.

Fokus dan Ruang Lingkup

Riset unggulan berbasis kebutuhan nasional dan global

Penguatan kapasitas kelembagaan dan infrastruktur riset

Inovasi teknologi dan hilirisasi hasil penelitian

Pengembangan jejaring kolaborasi nasional dan internasional

Pemberdayaan sivitas akademika, termasuk dosen dan mahasiswa

PUAPT (IUCfE) di UGM

Perencanaan dan Pendanaan PUAPT di UGM

UGM mengajukan dan menerima kunjungan tim visitasi dari Kemendikbudristek untuk menilai kelayakan proposal PUAPT (IUCfE) yang diajukan. Kunjungan ini merupakan bagian dari proses evaluasi pendanaan multi-tahun yang melibatkan kerjasama antar perguruan tinggi mitra serta keterlibatan dalam kegiatan tridharma pendidikan tinggi (pengajaran, penelitian, pengabdian).

Sebagai bagian dari pelaksanaan PUAPT (IUCfE), tim PUAPT UGM melakukan audit terhadap fasilitas dan peralatan riset di berbagai unit, seperti di Fakultas Kedokteran Gigi, untuk memastikan kesiapan dan optimalisasi pemanfaatan alat-alat riset canggih. Audit ini mencakup penilaian kesiapan operasional alat, perencanaan workshop penggunaan, serta sosialisasi kepada peneliti dan sivitas akademika.

Dalam kerangka PUAPT, UGM menyelenggarakan pelatihan teknologi riset bagi dosen dan tim kerja, seperti contoh pelatihan Jinawi yang bertujuan memanfaatkan teknologi sensor dan IoT untuk meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan. Pelatihan seperti ini memperkuat keterampilan praktis serta pemanfaatan teknologi dalam konteks riset aplikatif.

UGM mengajukan dan menerima kunjungan tim visitasi dari Kemendikbudristek untuk menilai kelayakan proposal PUAPT (IUCfE) yang diajukan. Kunjungan ini merupakan bagian dari proses evaluasi pendanaan multi-tahun yang melibatkan kerjasama antar perguruan tinggi mitra serta keterlibatan dalam kegiatan tridharma pendidikan tinggi (pengajaran, penelitian, pengabdian).

Sebagai bagian dari pelaksanaan PUAPT (IUCfE), tim PUAPT UGM melakukan audit terhadap fasilitas dan peralatan riset di berbagai unit, seperti di Fakultas Kedokteran Gigi, untuk memastikan kesiapan dan optimalisasi pemanfaatan alat-alat riset canggih. Audit ini mencakup penilaian kesiapan operasional alat, perencanaan workshop penggunaan, serta sosialisasi kepada peneliti dan sivitas akademika.